Monday, December 1, 2014

AKU MEMANGGILNYA IBU



 
Sajak sederhana lantunan jiwa
Ku tulis indah dengan tinta cinta
Tanpa pilu tanpa ragu
Seiring doa-doa syahdu
Untuk yang tangguh melahirkan ku
                                   
Aku memanggilnya ibu
Wanita yang merelakan rahimnya untuk ku
Meluangkan waktunya untuk canda ku
Merelakan pundak nya untuk sandaran kepala ku

Sajak cinta untuk ibu
Aku  hampir Sembilan belas tahun
Saatnya abdi tercurah untuk mu
Saatnya membesarkan hati mu
Layaknya engkau membesarkan hati ku sedari dulu

Aku memanggilnya ibu
Pelepas rantai penat jiwa
Pelipur lara di ujung duka
Pembias angin hampa dunia
Peluruh dahaga kehausan semesta
Penikmat tiap keluh kesah

Seutas sajak tanda kasih ku
Tanpa janji untuk menukar nya
Hanya gelora jiwa membahagiakan
Menggandeng mu mengelilingi Ka’bah

Dan aku memanggilnya ibu…

No comments:

Post a Comment