Monday, December 1, 2014

Untuk mu



Assalamua’alaikum Wr Wb,,,

Teruntuk wanita yang rahimnya menjadi tempat ku tidur delapan belas tahun lalu, yang sari pati makananya aku yang telan, yang darahnya aku minum, yang rahimnya aku tendang-tendang, yang kadang sering membuatnya sakit., ibu ku yang cantik…
Ibu, ketika awal kemunculanku di dunia, tangis yang ku hadirkan. Namun kau menyambutku dengan senyum yang merekah lebar, lelah mu seolah hilang. kehadiran ku kau anggap sebagai karunia terindah dari Allah.  Ibu, nafas pertama ku didunia membuat ku sakit, makannya kala itu aku  menangis. Terima kasih karena kau menyambutku dengan senyum mu.
Kini aku semakin besar bu, semakin tumbuh dengan kasih sayang mu dan ayah. Sekarang aku jarang melihatmu, sekarang kita jarang berinteraksi, sekarang aku sedang terbang, meninggalkan sejenak sangkar kecil kita bu,,,
Namun jarak tak membuatmu lupa akan aku,
Aku ingat ketika kau bilang, “kalau ibu sedang makan, selalu teringat kakak, kakak disana makan apa gak”?
Aku memanggilnya ibu, maaf karena telah banyak membuat keringat mu bercucur, maaf karena membuat tulang-tulang mu keletihan, maaf karena membuat mu kepanasan  tersengat matahari, maaf karena membuat kulit putihmu mulai kecoklatan, maaf karena membuat tangan mu kasar, maaf karena membuat mata mu harus lebih lama tertidur, maaf karena membuatmu  lebih cepat bangkit dari tempat tidur, maaf karena banyak menyita waktu mu dengan cerita-cerita konyol ku. Ibu,, maaf atas tangisan dan tingkah nakal ku, ibuu,, maaf aku nakal…
Terima kasih atas segalanya, atas senyum, lelah dan juga tangis mu,,
Tuhan, aku titip bidadari yang Kau kirimkan untukku ya, jaga ia sebagaimana ia menjaga dan mengasihi ku ketika aku kecil. Tambahkan rezekinya setiap hari, jangan buat ia sakit, dan berikan yang terbaik untuk nya. Karena aku mencintainya karena Mu..

                                                                                           

                                                                    Salam Cinta dan peluk hangat
                                                       Dari anak mu yang manis, Sri Suci Ramadhani

No comments:

Post a Comment